RUU APP BUKAN untuk menyeragamkan budaya,
BUKAN untuk menyeragamkan dalam berpakaian,
BUKAN untuk memaksakan aturan suatu agama.
RUU APP dapat mengangkat suatu kaum/suku yang masih berpakaian / pola hidup
yang tertinggal, dan BUKAN untuk menangkapnya. Kenapa ?
Karena mereka bukan dengan sengaja mempertontonkannya.
Tapi ini merupakan tugas kita untuk menjadikan mereka
lebih beradab dalam era globalisasi ini.
RUU APP ini justru untuk mendefinisikan Pornografi dan Pornoaksi,
karena TIDAK ADA satupun UU yang jelas mendefinisikan pornografi.
RUU APP ini hanya meminta warga negaranya berpakaian secara sopan,
TIDAK untuk memancing birahi lawan jenisnya (baik laki-laki dan perempuan),
TIDAK ada pemaksaan untuk berpakaian model Islami/Arab/Taliban.
RUU APP melindungi kaum perempuan Indonesia dari
pihak-pihak yang justru merendahkan kaum perempuan
dengan dijadikan objek yang laku dijual demi kaum laki-laki hidung belang.
RUU APP melindungi moral anak-anak kita dari bahaya pornografi
demi membangun masa depan bangsa dengan keilmuannya
bukan dengan mempertontonkan tubuhnya atau bahkan melacurkan dirinya.
Janganlah kalian EGOIS karena saat ini
kalian dapat menikmati keindahan tubuh perempuan.
Janganlah kalian EGOIS karena saat ini banyak job order
untuk tampil dan terkenal dengan mempertontonkan tubuh kalian.
Janganlah kalian mengeruk profit dari mempertontonkan tubuh perempuan
yang justru menghinakan/merendahkan kaum perempuan.
Lihatlah masa depan bangsa…
lihatlah masa depan anak-anak bangsa yang masih lucu,
lugu dan mereka sedang giat belajar.
Jangan ganggu dan usik mereka oleh media pornografi.
Jangan hinakan harga diri mereka karena
ibunya/ayahnya mempertontonkan keindahan tubuhnya.
Selamatkan anak-anak kita dari bahaya pornografi !








Undang-Undang Pornografi hanya akan menambah persoalan sosial di masyarakat. realita menunjukkan perkembangan Global tak mungkin dibendung dengan Undang-undang semacam. Tapi seharusnya kita lebih memperkuat ketahanan pribadi terhadap pornografi dan pornoaksi.
Kita kadang berpikir kurang komprehensip, disatu sisi kita menggalakan pendidikan sex supaya anak mengerti organ reproduksi secara benar. Disisi lain peraga untuk itu ditabukan.
Dengan UU APP ini juga akan lebih membuka peluang penyelewengan dan pungutan liar. Dan yang paling berbahaya justru dengan mentabukan Sex bangsa kita tidak akan menjadi Dewasa dan ini lebih berbahaya bagi generasi mendatang.
Ada pepatah Mengatakan Masalah tidak akan selesai bila dihindari, tapi masalah harus diselesaikan atau dihadapi sebagai sebuah realita.
Kecuali memang orang-orang yang terbiasa menikmati pornografi atau berbisnis di dunia esek-esek akan terusik kebebasannya dengan adanya UU APP ini.
Ada pepatah YANG HEBAT LAGI (alias KONYOL):
HANYA TUHAN YANG BERHAK MENENTUKAN SALAH ATAU TIDAKNYA PERBUATAN SESEORANG !
Hebat ! Kalau begitu hapus semua UU yang ada di negara ini ! Karena “Masalah tidak akan selesai bila dihindari, tapi masalah harus diselesaikan atau dihadapi sebagai sebuah realita”.