Anti Pornografi

RUU APP BUKAN untuk menyeragamkan budaya,
BUKAN untuk menyeragamkan dalam berpakaian,
BUKAN untuk memaksakan aturan suatu agama.
RUU APP dapat mengangkat suatu kaum/suku yang masih berpakaian / pola hidup
yang tertinggal, dan BUKAN untuk menangkapnya. Kenapa ?
Karena mereka bukan dengan sengaja mempertontonkannya.
Tapi ini merupakan tugas kita untuk menjadikan mereka
lebih beradab dalam era globalisasi ini.

RUU APP ini justru untuk mendefinisikan Pornografi dan Pornoaksi,
karena TIDAK ADA satupun UU yang jelas mendefinisikan pornografi.
RUU APP ini hanya meminta warga negaranya berpakaian secara sopan,
TIDAK untuk memancing birahi lawan jenisnya (baik laki-laki dan perempuan),
TIDAK ada pemaksaan untuk berpakaian model Islami/Arab/Taliban.
RUU APP melindungi kaum perempuan Indonesia dari
pihak-pihak yang justru merendahkan kaum perempuan
dengan dijadikan objek yang laku dijual demi kaum laki-laki hidung belang.
RUU APP melindungi moral anak-anak kita dari bahaya pornografi
demi membangun masa depan bangsa dengan keilmuannya
bukan dengan mempertontonkan tubuhnya atau bahkan melacurkan dirinya.

Janganlah kalian EGOIS karena saat ini
kalian dapat menikmati keindahan tubuh perempuan.
Janganlah kalian EGOIS karena saat ini banyak job order
untuk tampil dan terkenal dengan mempertontonkan tubuh kalian.
Janganlah kalian mengeruk profit dari mempertontonkan tubuh perempuan
yang justru menghinakan/merendahkan kaum perempuan.

Lihatlah masa depan bangsa…
lihatlah masa depan anak-anak bangsa yang masih lucu,
lugu dan mereka sedang giat belajar.
Jangan ganggu dan usik mereka oleh media pornografi.
Jangan hinakan harga diri mereka karena
ibunya/ayahnya mempertontonkan keindahan tubuhnya.



Selamatkan anak-anak kita dari bahaya pornografi !

Thu 27th Apr, 2006, Berita

Meutia Unjuk Rasa Soal Pose Bugil

Kamis, 27 April 2006, 03:28:17 WIB

Rakyat Merdeka. Pose bugil dua siswa SMAN di Kota Cilegon mendapatkan tanggapan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta serta reaksi keras dari Walikota Cilegon Tb Aat Syafa’at.

Ditemui usai meresmikan Pusat Pelayanan dan Perlindungan Keluarga (P3K) Kota Cilegon, Rabu (26/4), Meutia Hatta menegaskan bahwa perilaku tidak senonoh yang ditunjukan dua siswa SMAN di Cilegon tersebut kemungkinan karena pengaruh obat-obatan serta pengaruh pornografi dan pornoaksi yang merebak saat ini.

“Anak itu harus dilindungi, sudah menjadi korban dengan membugilkan diri dan tidak bisa disalahkan,” tegasnya kepada Radar Banten.

Untuk itu lanjutnya, perlu ada undang-undang yang mengatur upaya pornografi dan pornoaksi tersebut.

Sementara itu, Walikota Cilegon Tb Aat Syafa’at yang ditemui dalam kesempatan yang sama menegaskan, akan mengundang seluruh kepala sekolah dan pembina OSIS tingkat SLTP dan SLTA se-Kota Cilegon, untuk menyikapi persoalan tersebut. “Kepala sekolah bersangkutan sudah dipanggil Dindik. Rencanannya minggu depan, setelah acara ulang tahun Kota Cilegon beres, kita akan memanggil langsung seluruh kepala sekolah, untuk membahas ini. Termasuk kita juga agendakan untuk melakukan pertemuan dengan pembina OSIS,” tegasnya. Kata Aat, untuk menyikapi persoalan tersebut perlu peningkatan pembinaan keagamaan terhadap seluruh pelajar.

Tidak mau ketinggalan kalangan LSM dan ormas juga bersuara. Mereka menyesalkan aksi bugil karena dianggap memalukan Cilegon.

Anggota DPRD Cilegon Epi Azhari mempertanyakan keberhasilan dunia pendidikan di Cilegon karena produk hasil pendidikannya terdapat siswa berani bugil. “Ini sih namanya bukan berhasil, tetapi salah mendidik,” ujarnya

Ketua Ikatan Muhammadiyah Cilegon (IMC) Gatot Susanto mengatakan, kejadian tersebut adalah peringatan bagi pemkot agar memperhatikan kebobrokan moral ABG di Cilegon. “Sudah saatnya pemkot memperhatikan masalah ini. Misalnya, dengan memberdayakan Satpol PP untuk merazia HP dan tas siswa di tingkat SLTP dan SLTA,” tegas Gatot. Ketua Umum Solidaritas Masyarakat Cilegon (SOMACI) Dwi Qory mengatakan bahwa kejadian itu pukulan bagi Cilegon. Kata dia, pelakunya harus mendapatkan sanksi hukum. aby/fal/radar banten

http://www.rakyatmerdeka.co.id/nusantara/index.php?q=news&id=951

Comments »

Right Click Here for TrackBack URI

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Anti-spam

Catatan:

  • Komentar tidak menggunakan kata-kata yang kotor, bukan spam dan iklan.
  • Moderator berhak mengedit bahkan menghapus setiap komentar tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan bersifat mutlak
  • Kami tidak melayani surat-menyurat untuk menanggapi tanggapan Anda di sini.
  • Sekedar mengingatkan, bahwa web blog ini dikhususkan untuk mendukung RUU APP dan prihatin atas bahaya pornografi yang bertebaran di negara kita ini.
  • Selamat berdiskusi!
No Porn