Anti Pornografi

RUU APP BUKAN untuk menyeragamkan budaya,
BUKAN untuk menyeragamkan dalam berpakaian,
BUKAN untuk memaksakan aturan suatu agama.
RUU APP dapat mengangkat suatu kaum/suku yang masih berpakaian / pola hidup
yang tertinggal, dan BUKAN untuk menangkapnya. Kenapa ?
Karena mereka bukan dengan sengaja mempertontonkannya.
Tapi ini merupakan tugas kita untuk menjadikan mereka
lebih beradab dalam era globalisasi ini.

RUU APP ini justru untuk mendefinisikan Pornografi dan Pornoaksi,
karena TIDAK ADA satupun UU yang jelas mendefinisikan pornografi.
RUU APP ini hanya meminta warga negaranya berpakaian secara sopan,
TIDAK untuk memancing birahi lawan jenisnya (baik laki-laki dan perempuan),
TIDAK ada pemaksaan untuk berpakaian model Islami/Arab/Taliban.
RUU APP melindungi kaum perempuan Indonesia dari
pihak-pihak yang justru merendahkan kaum perempuan
dengan dijadikan objek yang laku dijual demi kaum laki-laki hidung belang.
RUU APP melindungi moral anak-anak kita dari bahaya pornografi
demi membangun masa depan bangsa dengan keilmuannya
bukan dengan mempertontonkan tubuhnya atau bahkan melacurkan dirinya.

Janganlah kalian EGOIS karena saat ini
kalian dapat menikmati keindahan tubuh perempuan.
Janganlah kalian EGOIS karena saat ini banyak job order
untuk tampil dan terkenal dengan mempertontonkan tubuh kalian.
Janganlah kalian mengeruk profit dari mempertontonkan tubuh perempuan
yang justru menghinakan/merendahkan kaum perempuan.

Lihatlah masa depan bangsa…
lihatlah masa depan anak-anak bangsa yang masih lucu,
lugu dan mereka sedang giat belajar.
Jangan ganggu dan usik mereka oleh media pornografi.
Jangan hinakan harga diri mereka karena
ibunya/ayahnya mempertontonkan keindahan tubuhnya.



Selamatkan anak-anak kita dari bahaya pornografi !

Sat 6th May, 2006, Berita

Italia Selidiki Pornografi di Jaringan Seluler 3 Italia

Roma-RoL– Kemeterian komunikasi Italia mengatakan Kamis pihaknya akan mengecek pornografi yang tersedia di jaringan telepon seluler 3 Italia setelah sebuah laporan televisi mengatakan gambar porno dapat didownload anak-anak.

Kementerian tersebut juga mengundang kehakiman Italia agar mengatur sektor tersebut lebih ketat, sebuah langkah yang mungkin akan menimbulkan kekawatiran dalam industri multi-juta euro yang cepat berkembang itu.

“Kementerian telah memutuskan untuk memeriksa jasa yang ditawarkan oleh perusahaan telepon 3 Italia… dengan perhatian khusus pada penggunaan konten video melalui telepon seluler,” kementerian komunikasi mengatakan dalam sebuah pernyataan.

3 Italia, yang dikendalikan oleh raksasa Hong Kong Hutchison Whampoa, mengatakan dalam sebuah pernyataan terpisah pihaknya telah menghentikan jasa konten dewasa ketika pihaknya menunggu klarifikasi mengenai tuduhan dalam laporan tersebut yang dipertunjukkan di televisi negara Minggu lalu.

Sebelumnya disangkal tuduhan yang disiarkan di program “Report” milik 3 RAI bahwa pornografi yang tersedia di jaringan 3 Italia tidak cukup aman karena kode yang diperlukan untuk melihatnya dengan mudah diakses anak-anak.

“Perusahaan itu (3 Italia) memegang hak terhadap tindakan apapun untuk mempertahankan kepentingannya dan reputasinya,” 3 Italia menambahkan dalam pernyataan Kamis.

Dikatakan pihaknya telah meminta pertemuan segera dengan kementerian komunikasi.

Para konsumen menghabiskan puluhan juta dolar per tahun untuk konten dewasa berbasis telepon seluler di Eropa dan para analis memperkirakan perusahaan itu akan menghasilkan sekitar 2 miliar dolar pemasukan global sebelum 2009.

Ketersediaan baik pornografi soft dan hard core (dapat dan tidak dapat diterima) pada telepon seluler telah memicu reaksi keras sejumlah kelompok konsumen Eropa meminta pengawasan lebih ketat.

Satu surat kabar Inggris menjuluki raksasa telepon seluler Vodafone, “Vodafilth” karena distribusi pornonya.

Kementerian komunikasi Italia mengatakan penyelidikannya khususnya difokuskan pada “pornografi hard core” yang dapat diakses oleh orang yang belum cukup umur melalui telepon seluler.

Kementerian itu juga menambahkan kehakiman diperlukan untuk “secara ketat mengawasi” konten dewasa yang tersedia dalam telepon seluler, serta wilayah yang kini lebih tradisional Internet dan TV satelit.

3 Italia mengatakan pihaknya yakin perusahaannya diantara operator terbaik dalam melindungi anak-anak dari konten dewasa yang didistribusikan oleh pihak ketiga di jaringan telepon seluler. antara/reuters/abi

http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=246690&kat_id=248

Comments »

Right Click Here for TrackBack URI

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Anti-spam

Catatan:

  • Komentar tidak menggunakan kata-kata yang kotor, bukan spam dan iklan.
  • Moderator berhak mengedit bahkan menghapus setiap komentar tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan bersifat mutlak
  • Kami tidak melayani surat-menyurat untuk menanggapi tanggapan Anda di sini.
  • Sekedar mengingatkan, bahwa web blog ini dikhususkan untuk mendukung RUU APP dan prihatin atas bahaya pornografi yang bertebaran di negara kita ini.
  • Selamat berdiskusi!
No Porn