Anti Pornografi

RUU APP BUKAN untuk menyeragamkan budaya,
BUKAN untuk menyeragamkan dalam berpakaian,
BUKAN untuk memaksakan aturan suatu agama.
RUU APP dapat mengangkat suatu kaum/suku yang masih berpakaian / pola hidup
yang tertinggal, dan BUKAN untuk menangkapnya. Kenapa ?
Karena mereka bukan dengan sengaja mempertontonkannya.
Tapi ini merupakan tugas kita untuk menjadikan mereka
lebih beradab dalam era globalisasi ini.

RUU APP ini justru untuk mendefinisikan Pornografi dan Pornoaksi,
karena TIDAK ADA satupun UU yang jelas mendefinisikan pornografi.
RUU APP ini hanya meminta warga negaranya berpakaian secara sopan,
TIDAK untuk memancing birahi lawan jenisnya (baik laki-laki dan perempuan),
TIDAK ada pemaksaan untuk berpakaian model Islami/Arab/Taliban.
RUU APP melindungi kaum perempuan Indonesia dari
pihak-pihak yang justru merendahkan kaum perempuan
dengan dijadikan objek yang laku dijual demi kaum laki-laki hidung belang.
RUU APP melindungi moral anak-anak kita dari bahaya pornografi
demi membangun masa depan bangsa dengan keilmuannya
bukan dengan mempertontonkan tubuhnya atau bahkan melacurkan dirinya.

Janganlah kalian EGOIS karena saat ini
kalian dapat menikmati keindahan tubuh perempuan.
Janganlah kalian EGOIS karena saat ini banyak job order
untuk tampil dan terkenal dengan mempertontonkan tubuh kalian.
Janganlah kalian mengeruk profit dari mempertontonkan tubuh perempuan
yang justru menghinakan/merendahkan kaum perempuan.

Lihatlah masa depan bangsa…
lihatlah masa depan anak-anak bangsa yang masih lucu,
lugu dan mereka sedang giat belajar.
Jangan ganggu dan usik mereka oleh media pornografi.
Jangan hinakan harga diri mereka karena
ibunya/ayahnya mempertontonkan keindahan tubuhnya.



Selamatkan anak-anak kita dari bahaya pornografi !

Mon 8th May, 2006, Artikel

Cina aja Bisa kenapa kita tidak?

Sebuah hal yang ironi bagi bangsa indonesia yang mayoritas muslim yang berlandaskan pada keyakinan akan ketuhanan yang maha esa, namun kemaksiatan bebas merdeka tanpa batas dinegeri ini. Disisi lain lihatlah Negara Cina yang merupakan negara komunis yang jauh dari memang agama dalam negara, namun Cina mampu melakukan yang seharusnya dilakukan negara yang mencantumkan keyakinan agama dalam konstitusinya. Berikut informasi yang dapat di baca di ww.detikinet.com

Polisi Cina telah menutup 598 situs sebagai usahanya memerangi pornografi. Ini baru langkah awal, mengingat objek lain yang ingin ditumpas yaitu perjudian dan penipuan online, masih merajalela.

Surat kabar Cina, seperti dilansir Associated Press mengungkap, otoritas keamanan publik Cina melaporkan penutupan 598 situs, dari September sampai November 2005.

Zhao Shiqiang, Wakil Kepala Biro Keamanan dan Supervisi Internet, Departemen Keamanan Publik Cina mengatakan, lebih dari 221 orang telah ditahan terkait pornografi online. Shiqiang mengatakan, pertumbuhan situs-situs porno sebenarnya telah diawasi. Meski begitu, disadarinya bahwa informasi vulgar dari situs-situs asing akan terus mengalir dan sulit dibendung.

Cina adalah negara dengan jumlah pengguna internet terbesar kedua di dunia, setelah Amerika Serikat. Lebih dari 100 juta penduduknya sudah melek internet.

Pemerintah komunis Cina menganjurkan penggunaan internet untuk keperluan pendidikan dan bisnis. Tapi mereka menolak tegas materi-materi vulgar atau subversif.

Selama ini, hukuman terberat terkait pornografi online yang pernah terjadi di Cina adalah penahanan operator situs di Cina bagian timur. Pria usia 20 tahun itu dihukum penjara 15 tahun, karena menjual film porno yang di-download dari internet.

Patut kita renungkan informasi ini, untuk kemudian kita bergerak bersama menyelamatkan umat ini.

wallahualam.
didi=KAMMI bandung

http://kammi.or.id/lihat.php?d=materi&do=view&id=1708

Comments »

Right Click Here for TrackBack URI

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Anti-spam

Catatan:

  • Komentar tidak menggunakan kata-kata yang kotor, bukan spam dan iklan.
  • Moderator berhak mengedit bahkan menghapus setiap komentar tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan bersifat mutlak
  • Kami tidak melayani surat-menyurat untuk menanggapi tanggapan Anda di sini.
  • Sekedar mengingatkan, bahwa web blog ini dikhususkan untuk mendukung RUU APP dan prihatin atas bahaya pornografi yang bertebaran di negara kita ini.
  • Selamat berdiskusi!
No Porn