Anti Pornografi

RUU APP BUKAN untuk menyeragamkan budaya,
BUKAN untuk menyeragamkan dalam berpakaian,
BUKAN untuk memaksakan aturan suatu agama.
RUU APP dapat mengangkat suatu kaum/suku yang masih berpakaian / pola hidup
yang tertinggal, dan BUKAN untuk menangkapnya. Kenapa ?
Karena mereka bukan dengan sengaja mempertontonkannya.
Tapi ini merupakan tugas kita untuk menjadikan mereka
lebih beradab dalam era globalisasi ini.

RUU APP ini justru untuk mendefinisikan Pornografi dan Pornoaksi,
karena TIDAK ADA satupun UU yang jelas mendefinisikan pornografi.
RUU APP ini hanya meminta warga negaranya berpakaian secara sopan,
TIDAK untuk memancing birahi lawan jenisnya (baik laki-laki dan perempuan),
TIDAK ada pemaksaan untuk berpakaian model Islami/Arab/Taliban.
RUU APP melindungi kaum perempuan Indonesia dari
pihak-pihak yang justru merendahkan kaum perempuan
dengan dijadikan objek yang laku dijual demi kaum laki-laki hidung belang.
RUU APP melindungi moral anak-anak kita dari bahaya pornografi
demi membangun masa depan bangsa dengan keilmuannya
bukan dengan mempertontonkan tubuhnya atau bahkan melacurkan dirinya.

Janganlah kalian EGOIS karena saat ini
kalian dapat menikmati keindahan tubuh perempuan.
Janganlah kalian EGOIS karena saat ini banyak job order
untuk tampil dan terkenal dengan mempertontonkan tubuh kalian.
Janganlah kalian mengeruk profit dari mempertontonkan tubuh perempuan
yang justru menghinakan/merendahkan kaum perempuan.

Lihatlah masa depan bangsa…
lihatlah masa depan anak-anak bangsa yang masih lucu,
lugu dan mereka sedang giat belajar.
Jangan ganggu dan usik mereka oleh media pornografi.
Jangan hinakan harga diri mereka karena
ibunya/ayahnya mempertontonkan keindahan tubuhnya.



Selamatkan anak-anak kita dari bahaya pornografi !

Fri 12th May, 2006, Berita

Inke Maris Dukung RUU APP untuk Lindungi Anak

Apa kabar mantan penyiar beken TVRI 1980-an, Inke Maris, sekarang? Perempuan bertubuh mungil dan berwajah manis itu sedang giat melakukan kampanye untuk mendukung Rancangan Undang-Undang Anti-Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) melalui Aliansi Selamatkan Anak Indonesia (ASA Indonesia), yang didirikannya bersama beberapa orang lain.

“RUU APP ini adalah satu kesempatan untuk melindungi anak,” katanya dalam acara peluncuran ASA Indonesia di Jakarta, Kamis (11/5).

Kehadiran undang-undang yang khusus mengatur masalah pornografi dan pornoaksi itu disebut Inke sebagai perlindungan bagi anak, karena peraturan yang ada saat ini seperti KUHP, UU Penyiaran ataupun UU Perlindungan Anak dinilainya tidak cukup untuk memberantas pornografi dan pornoaksi di Indonesia.

Anehnya, beberapa waktu lalu, nama Inke ikut tercantum dalam iklan tolak RUU APP dari Aliansi Mawar Putih di surat kabar. Mengenai hal itu, Inke menyatakan keberatannya. “Saya tidak pernah memberi persetujuan atas dicantumkannya nama saya dalam iklan tersebut,” ujarnya.

Namun, ia tak ambil peduli. “Saya sih tidak masalah. Namun, kami tetap akan mengajukan protes melalui ASA Indonesia” tekannya.

Sebagai Sekretaris Jenderal dari aliansi yang mendukung ditetapkannya RUU APP, Inke menyatakan bahwa tak mungkin ia memberi persetujuan namanya dicantumkan dalam kampanye menolak RUU APP.

Menurutnya, aturan melalui UU itu adalah suatu hal yang wajib. “Bahkan, negara yang sangat bebas seperti Amerika (AS) mempunyai aturan mengenai pornografi. Tapi, Indonesia belum punya,” sambungnya.

AS memiliki sedikitnya lima peraturan yang mengatur masalah pornografi, sementara negara tetangga Singapura melakukan sensor ketat terhadap situs pornografi, bahkan tidak memberi izin bagi majalah Playboy dan majalah dewasa atau porno sejenis untuk beredar, terangnya memberi gambaran.

Sumber: Ant
Penulis: Ati

http://www.kompas.com/gayahidup/news/0605/12/105507.htm

Comments »

Right Click Here for TrackBack URI

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Anti-spam

Catatan:

  • Komentar tidak menggunakan kata-kata yang kotor, bukan spam dan iklan.
  • Moderator berhak mengedit bahkan menghapus setiap komentar tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan bersifat mutlak
  • Kami tidak melayani surat-menyurat untuk menanggapi tanggapan Anda di sini.
  • Sekedar mengingatkan, bahwa web blog ini dikhususkan untuk mendukung RUU APP dan prihatin atas bahaya pornografi yang bertebaran di negara kita ini.
  • Selamat berdiskusi!
No Porn