Anti Pornografi

RUU APP BUKAN untuk menyeragamkan budaya,
BUKAN untuk menyeragamkan dalam berpakaian,
BUKAN untuk memaksakan aturan suatu agama.
RUU APP dapat mengangkat suatu kaum/suku yang masih berpakaian / pola hidup
yang tertinggal, dan BUKAN untuk menangkapnya. Kenapa ?
Karena mereka bukan dengan sengaja mempertontonkannya.
Tapi ini merupakan tugas kita untuk menjadikan mereka
lebih beradab dalam era globalisasi ini.

RUU APP ini justru untuk mendefinisikan Pornografi dan Pornoaksi,
karena TIDAK ADA satupun UU yang jelas mendefinisikan pornografi.
RUU APP ini hanya meminta warga negaranya berpakaian secara sopan,
TIDAK untuk memancing birahi lawan jenisnya (baik laki-laki dan perempuan),
TIDAK ada pemaksaan untuk berpakaian model Islami/Arab/Taliban.
RUU APP melindungi kaum perempuan Indonesia dari
pihak-pihak yang justru merendahkan kaum perempuan
dengan dijadikan objek yang laku dijual demi kaum laki-laki hidung belang.
RUU APP melindungi moral anak-anak kita dari bahaya pornografi
demi membangun masa depan bangsa dengan keilmuannya
bukan dengan mempertontonkan tubuhnya atau bahkan melacurkan dirinya.

Janganlah kalian EGOIS karena saat ini
kalian dapat menikmati keindahan tubuh perempuan.
Janganlah kalian EGOIS karena saat ini banyak job order
untuk tampil dan terkenal dengan mempertontonkan tubuh kalian.
Janganlah kalian mengeruk profit dari mempertontonkan tubuh perempuan
yang justru menghinakan/merendahkan kaum perempuan.

Lihatlah masa depan bangsa…
lihatlah masa depan anak-anak bangsa yang masih lucu,
lugu dan mereka sedang giat belajar.
Jangan ganggu dan usik mereka oleh media pornografi.
Jangan hinakan harga diri mereka karena
ibunya/ayahnya mempertontonkan keindahan tubuhnya.



Selamatkan anak-anak kita dari bahaya pornografi !

Tue 23rd May, 2006, Berita

Mandi Uang di Bisnis Pornografi

Laporan: Mahrus Ali

Jakarta, Rakyat Merdeka. Bisnis aurat memang menggiurkan. Tidak heran, di mana-mana tumbuh bermacam jenis suguhan syur dan selalu ludes dilahap para pemangsa.

Dalam sebuah laporan disebutkan, sebuah majalah porno hanya bermodal Rp 3 juta, dalam sekali putaran mampu maraup Rp 60 juta. Bahkan, industri hiburan yang berbau porno di Jawa Barat dalam setahun bisa menyetor ke kas daerah sebesar Rp 3,4 miliar.

Kencangnya bisnis esek-esek di Indonesia dalam lima tahun terakhir memang luar biasa. Kabarnya, ini dipengaruhi iklim kebebasan dunia hiburan di negara-negara maju.

Menurut sebuah penelitian, masyarakat bebas mengunjungi situs porno yang jumlahnya mencapai 26 ribu situs. Jumlah ini akan terus bertambah sekitar 1.500 situs baru setiap bulan.

Sementara di Indonesia, telah lahir 1.100 alamat situs porno lokal. Ini semua terjadi karena bisnis di bidang ini memang mengundang banjir uang.

“Ini yang luar biasa. Pornografi diumbar sedemikian rupa. Harus ada undang-undang yang mengatur agar lalu lintas kepornoan tidak menerjang semua orang,” ujar seorang juru bicara Hisbu Tahrir Indonesia (HTI) kepada Situs Berita Rakyat Merdeka, Selasa pagi (23/5).

Tim dari HTI sendiri dalam sepekan terakhir sedang melakukan kunjungan ke beberapa media untuk minta dukungan sosialisai RUU APP.

Senin kemarin (22/5), HTI mengunjungi Situs Berita Rakyat Merdeka dan Jawa Pos Group. mrs

Sumber : rakyatmerdeka.co.id

1 Comment »

Right Click Here for TrackBack URI

  1. Comment by AntiRUUAPP, 7 October 2008 @ 1:26 pm

    di RUU APP emang bukan untuk menentang kebudayaan dll. cuma isinya itu mendiskriminasi perempuan, kenapa orang yang mempertontonkan aurat, atau yang dianggap mengundang bihari yang ditangkap ? kalo orang bernafsu ngeliat cewek berjilbab apakah cewek itu yang ditangkep karena dia membangkitkan gairah ? seharusnya isinya perlu dikaji ulang…

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Anti-spam

Catatan:

  • Komentar tidak menggunakan kata-kata yang kotor, bukan spam dan iklan.
  • Moderator berhak mengedit bahkan menghapus setiap komentar tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan bersifat mutlak
  • Kami tidak melayani surat-menyurat untuk menanggapi tanggapan Anda di sini.
  • Sekedar mengingatkan, bahwa web blog ini dikhususkan untuk mendukung RUU APP dan prihatin atas bahaya pornografi yang bertebaran di negara kita ini.
  • Selamat berdiskusi!
No Porn